Apa Ekosistem Itu? Pengertian, Manfaat, Komponen Dan Faktor Faktornya

Apa Ekosistem Itu? Pengertian, Manfaat, Komponen Dan Faktor Faktornya

Hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya yaitu suatu proses yang terbentuk dari biotik dan abiotik yang saling mempengaruhi, interaksi antara makhluk hidup (biotik) dan tidak hidup (abiotik) ini akan membentuk suatu kesatuan dan keteraturan. Setiap komponen yang terlibat memiliki fungsinya masing-masing, dan selama tidak ada fungsi yang terngganggu maka keseimbangan dari ekosistem ini akan terus terjaga. Lingkungan fisik, aliran energi mengarah ke struktur biotik tertentu yang mengakibatkan terjadinya siklus materi organisme dengan anorganisme. Dalam hal ini, matahari merupakan sumber dari semua energi yang ada dalam suatu ekosistem. Jadi, Apa ekosistem itu? pengertian, manfaat, komponen dan faktor faktornya. Akan dibahas berikut ini.

Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi. Ekosistem merupakan penggabungan dari setiap unit biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energi menuju kepada suatu struktur biotik tertentu dan terjadi suatu siklus materi antara organisme dan anorganisme. Matahari sebagai sumber dari semua energi yang ada.

Komponen Komponen Ekosistem

Ekosistem terbagi dua komponen, yaitu :

  1. Komponen abiotik

Komponen abiotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk tak hidup atau benda mati, meliputi :

  • Tanah

Sifat-sifat  fisik tanah yang berperan dalam ekosistem meliputi tekstur, kematangan, dan kemampuan menahan air.

  • Air

Persediaan air dipermukaan tanah akan mempengaruhi kehidupan tumbuhan dan hewan. Hal-hal penting pada air yang mempengaruhi kehidupan makhluk hidup adalah suhu air, kadar mineral air, salinitas, arus air, penguapan, dan kedalaman air.

  • Udara

Udara merupakan lingkungan abiotik yang berupa gas yang berbentuk atmosfer yang melingkupi makhluk hidup. Oksigen, karbondioksida, dan nitrogen merupakan gas yang paling penting bagi kehidupan makhluk hidup.

  • Cahaya matahari

Cahaya matahari merupakan sumber energi utama bagi kehidupan dibumi ini. Salah satunya sebagai faktor utama yang diperlukan dalam proses fotosintesis.

  • Suhu

Setiap makhluk hidup memerlukan suhu yang optimal untuk kegiatan metabolisme dan perkembangbiakannya.

  1. Komponen biotik

Komponen biotik adalah komponen ekosistem yang terdiri dari makhluk hidup yang meliputi tumbuhan, hewan, dan manusia. Berdasarkan peranannya komponen biotik dalam ekosistem dibedakan menjadi tiga, yaitu :

  • Produsen

Adalah makhluk hidup yang dapat membuat makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis. Contohnya: semua tumbuhan hijau

  • Konsumen

Yaitu makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan menggunakan makanan yang dihasilkan oleh produsen baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca Juga  Ekosistem Adalah UU Lingkungan Hidup, Energi Dan Materi Ekosistem

Dalam konsumen pada tingkatannya dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:

  • Konsumen I/primer

yaitu konsumen/makhluk hidup yang memakan produsen, contohnya : herbivora/hewan pemakan tumbuhan

  • Konsumen II/sekunder

yaitu konsumen/makhluk hidup yang memakan konsumen I, contohnya : karnivora/hewan pemakan daging

  • Konsumen III

yaitu konsumen/makhluk hidup yang memakan konsumen II, contohnya : omnivora/hewan pemakan segala.

  • Konsumen puncak

yaitu konsumen terakhir atau hewan yang menduduki urutan teratas dalam peristiwa makan dimakan.

  1. Pengurai

Pengurai disebut juga redusen adalah jasad renik yang dapat menguraikan makhluk lain menjadi zat hara. contohnya: bakteri dan jamur.

Macam-Macam Ekosistem

Ada beberapa macam ekosistem, diantaranya ekosistem alami (darat dan air) dan ekosistem buatan manusia, seperti:

  1. Ekosistem Darat (Terestrial)

  • Hutan hujan tropis

adalah bioma berupa hutan yang selalu basah atau lembap. Hutan ini banyak ditemukan di wilayah sekitar khatulistiwa; yakni kurang lebih pada lintang 0°–10° ke utara dan ke selatan garis khatulistiwa.

  • Padang rumput

adalah dataran tanpa pohon (kecuali yang berada di dekat sungai atau danau) yang biasanya ditumbuhi rumput pendek. Sabana, yaitu padang rumput yang dipenuhi oleh semak/ perdu dan diselingi oleh beberapa jenis pohon yang tumbuh menyebar, seperti palem dan akasia.

  • Gurun

adalah suatu daerah yang sangat sedikit menerima curah hujan, yaitu kurang dari 250 mm per tahun.

  • Hutan gugur

adalah bioma berupa hutan di wilayah tropika dan subtropika dengan iklim hangat sepanjang tahun, namun mengalami musim kemarau yang panjang selama beberapa bulan.

  • Taiga

adalah hutan yang tersusun atas satu spesies seperti konifer, pinus, dan sejenisnya. Hewan yang ada di daerah ini antara lain rusa besar, beruang hitam, rubah, serigala, dan lain-lain.

  • Tundra

adalah bioma tempat dimana pertumbuhan pohon terhambat dan suhu lingkungan sekitarnya rendah. Daerah ini sering juga disebut daerah tanpa pohon.

  • Kars (batu gamping/ gua),

adalah bentuk permukaan bumi yang terbentuk oleh pelarutan batuan dan biasanya dicirikan dengan adanya depresi tertutup, drainase permukaan, dan gua.

  1. Ekosistem Air (Akuatik)

Pengertian ekosistem air adalah suatu ekosistem yang komponen abiotiknya didominasi oleh air/ perairan. Beberapa contoh ekosistem air, diantaranya:

  • Ekosistem air tawar

adalah ekosistem air yang memiliki kadar garam yang rendah. Misalnya danau, sungai, dan rawa.

  • Ekosistem air laut

adalah ekosistem air yang terdapat di perairan laut diaman kadar garamnya tinggi, terdiri atas ekosistem perairan dalam, ekosistem pantai pasir dangkal/bitarol, dan ekosistem pasang surut.

  • Ekosistem estuari

adalah ekosistem perairan semi-tertutup yang memiliki badan air dengan hubungan terbuka antara perairan laut dan air tawar yang dibawa oleh sungai.

  • Ekosistem terumbu karang

adalah ekosistem bawah laut yang terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalisum karbonat, semacam batu kapur.

  • Ekosistem lamun

adalah kelompok tumbuh-tumbuhan berbungan yang hidup di lingkungan laut, yaitu di perairan pantai yang dangkal.

  1. Ekosistem Buatan

Ekosistem buatan

adalah suatu ekosistem yang terbentuk hasil dari buatan manusia untuk keperluan tertentu.

Baca Juga  Macam Macam Jaringan Pada Tumbuhan

Ada beberapa contoh, msalnya:

Bendungan, sawah irigasi, sawah tadah hujan (agroekosistem), perkebunan kelapa sawit, hutan tanaman produksi (jati dan pinus), ekosistem ruang angkasa

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ekosistem

  • Penggunaan Bahan Kimia

Sekarang ini banyak kegiatan manusia yang menggunakan bahan kimia. Misalnya, untuk meningkatkan hasil pertanian, para petani melakikan pemupukan dan pemberantasan, hama.

  • Penebangan Hutan

Jika penebangan hutan dilakukan secara besar-besaran tanpa terkendali, terjadilah hutan gundul. Hutan gundul dapat menyebabkan banjir, erosi, dan tanah longsor.

  • Pemburuan Liar

Sebagian manusia ada yang gemar berburu.Mereka berburu hewan dengan ada tujuan tertentu. Perburuan liar dapat menyebabkan hewan menjadi punah.

  • Penggunaan Kendaraan Bermotor

Bahan bakar dibutuhkan untuk menjalankan kendaraan bermotor. Bahan bakar dapat berupa bensin dan solar. Pembakaran bahan bakar menyebabkan polusi udara. Pembakaran tersebut menghasilkan gas karbon diokasida.

  • Pembuangan Limbah Sampah

Jika pengolahan sampah tidak dilakukan dengan benar, terjadilah kerusakan lingkungan.Pernakah kamu melihat sungai yang kotor dan berbau busuk? Sungai yang demikian merupakan hasil pembuangan sampah dan limbah di sungai. Lingkungan sungai rusak dan hewan yang hidup di dalamnya mati.

Manfaat Ekosistem Bagi Manusia Dan Lingkungan

  • Menimbulkan rasa ingin tahu terhadap kondisi lingkungan alam.
  • Memberikan wawasan akan konsep alam yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
  • Ikut menjaga, merawat, mengelola, dan melestarikan alam.
  • Mempunyai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide mengenai lingkungan alam disekitar.
  • Konsep yang ada dalam Ilmu Pengetahuan Alam berguna untuk menjelaskan berbagai peristiwa-peristiwa alam dan menemukan cara untuk memecahkan permasalahan tersebut.
  • Membangun rasa cinta terhadap alam yang telah di ciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa.
  • Menyadari pentingnya peran alam dalam kehidupan sehari-hari.
  • Dapat memberikan pengetahuan tentang teknologi dan dampak serta hubungannya dengan kehidupan manusia sehari-hari.
  • Memberikan Pengetahuan untuk mengetahui perkembangan makhluk hidup dari zaman ke zaman.
  • Memberikan pengetahuan tentang perkembangan proses penciptaan alam semesta hingga seperti saat ini.
Baca Juga  Struktur Bunga, Bagian Bagian bunga Dan Fungsi Bunga

Demikian artikel ini, semoga menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi pembaca.

Download Pdf

  1. EKOSISTEM Pdf

  2. Pengertian, Ruang Lingkup Ekologi dan Ekosistem Pdf

  3. Ekosistem dan Peranan Manusia dalam Ekosistem Pdf

  4. EKOSISTEM SEBAGAI UNIT EKOLOGI Pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.