Apa Saja Isi Dari Drama Itu? Pengertian, Bentuk, Ciri Ciri Dan Manfaatnya

Apa Saja Isi Dari Drama Itu? Pengertian, Bentuk, Ciri Ciri Dan Manfaatnya

Teater atau disebut juga drama yaitu seni drama dari salah satu karya sastra berbentuk tulisan yang di praktekan dan di perankan oleh aktor dan artis. Seiring dengan kemajuan zaman dan drama ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, maka teater ini berkembang menjadi sinetron, film layar lebar dengan berbagai macam topik dan judul. Disamping itu, kini seni drama menjadi salah satu penghasilan bisnis yang menggiurkan dan semakin banyak peminatnya di bidang ini. Pementasan naskah drama dikenal dengan istilah teater. Dapat dikatakan bahwa drama berupa cerita yang diperagakan para pemain di panggung. Selanjutnya, dalam pengertian kita sekarang, yang dimaksud drama adalah cerita yang diperagakan di panggung berdasarkan naskah. Jadi, apa saja isi dari drama itu? Pengertian, bentuk, ciri ciri dan manfaatnya. Akan dibahas berikut ini.

Pengertian drama

Drama adalah karangan yang menggambarkan kehidupan dan watak manusia dalam bertingkah laku yang dipentaskan dalam beberapa babak. Seni drama sering disebut seni teater. Sejarah drama sebagai tontonan sudah ada sejak zaman dahulu. Nenek moyang kita sudah memainkan drama sejak ribuan tahun yang lalu. Bukti tertulis yang bisa dipertanggung jawabkan mengungkapkan bahwa drama sudah ada sejak abad kelima SM. Hal ini didasarkan temuan naskah drama kuno di Yunani. Penulisnya Aeschylus yang hidup antara tahun 525-456 SM. Isi lakonnya berupa persembahan untuk memohon kepada dewa-dewa. Sejarah lahirnya drama di Indonesia tidak jauh berbeda dengan kelahiran drama di Yunani. Keberadaan drama di negara kita juga diawali dengan adanya upacara keagamaan yang diselenggarakan oleh para pemuka agama.

Pengertian Drama Menurut Para ahli

  1. Menurut Moulton,

Drama adalah kisah hidup digambarkan dalam bentuk gerak (disajikan langsung dalam tindakan).

  1. Menurut Balthazar Vallhagen,

 Drama adalah seni yang menggambarkan alam dan sifat manusia dalam gerakan.

  1. Menurut Ferdinand Brunetierre,

Menurut drama harus melahirkan keinginan oleh aksi atau gerakan.

  1. Menurut Budianta dkk (2002),

Drama adalah genre sastra yang menunjukkan penampilan fisik secara lisan setiap percakapan atau dialog antara pemimpin di sana.

  1. Menurut Tim Matrix Media Literata.

Drama adalah bentuk narasi yang menggambarkan kehidupan dan alam manusia melalui perilaku (akting) yang dipentaskan.

 6. Menurut Seni Handayani.

Drama adalah bentuk komposisi berdasarkan dua cabang seni, seni sastra dan seni pertunjukan sehingga drama dibagi menjadi dua, yaitu drama dalam bentuk teks tertulis dan drama dipentaskan.

Baca Juga  Apa Saja Yang Ada Pada Jaringan Computer

 7.  Menurut Wildan.

Drama adalah komposisi berdasarkan beberapa cabang seni, sehingga drama dibagi menjadi dua, yaitu drama dalam bentuk teks tertulis dan drama dipentaskan.

 8.  Menurut Anne Civardi.

Drama adalah sebuah kisah yang diceritakan melalui kata-kata dan gerakan.

 9 .  Menurut KBBI.

drama memiliki beberapa pengertian. Pertama, drama diartikan sebagai komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan. Kedua, cerita atau kisah terutama yang melibatkan konflik atau emosi, yang khusus disusun untuk pertunjukan teater. Ketiga, kejadian yan menyedihkan.

Struktur Drama

Ada 8 struktur drama yang perlu diketahui yaitu :

  1. Tema,

tema merupakan gagasan sentral yang menjadi dasar disusunya atau dibuatnya drama.

  1. Plot atau alur,

merupakan jalinan cerita dari awal sampai akhir cerita. Jalinan cerita ini berupa jalannya cerita dalam drama yang berupa permasalahan, konflik, klimaks cerita atau permasalahan, dan akhir atau penyelesaian permasalahan.

  1. Penokohan dan perwatakan.

penokohan atau perwatakan merupakan jati diri seorang tokoh. Apakan seoarang tokoh itu baik, jahat, buruk, pendengki atau memiliki watak lainya. Perwatakan atau penokohan dalam pementasan drama dapat dilihat secara langsung oleh penonton pementasan tersebut dari sikap, ucapan, tingkah laku, suara serta tingkah laku lainya.

Namun secara teori, drama sendiri mengungkapkan penokohan atau perwatakan yang dimiliki seorang tokoh yang dilakukan secara eksplisit dan implisit. Eksplisit dari pendapat atau komentar tokoh lain dalam cerita, dan implisit dari tingkah polah tokoh itu sendiri.

  1. Dialog

dialog atau percakapan merupakan unsure utama yang membedakan drama dengan cerita lain. Dialog dalam drama merupakan dialog yang digunaknan dalam kehidupan sehari-hari sesuai hakikat drama yang merupkan tiruan kehidupan masyarakat.

Dialog merupakan hal yang sangat vital bagi sukses tidaknya sebuah drama yang dipentaskan, apabila pemeran tokoh dapat menyampaikan dialog dengan penuh penghayatan niscaya keindahan dan tujuan pementasan dapat tercapai.

  1. Setting

setting merupakan latar terjadinya cerita. Setting meliputi setting waktu, setting waktu tempat, dan setting ruang.

  1. Amanat

merupakan pesan yang hendak disampaikan pengarang lewar drama yang diciptakan. Amanat sebuah drama dapat kita ketahui setelah kita mengapresiasi drama tersebut.

  1. Petunjuk teknis,

petunjuk teknis merupakan petunjuk mementaskan atau mengaudiovisualkan naskah drama. Petunjuk teknis juga biasa disebut teks samping.

  1. Drama sebagai interpretasi kehidupan,

unsur ini bukan merupakan unsure fisik melainkan lebih pada unsure idea atau pandangan dasar dalam menyusun drama yang merupakan tiruan kehidupan manusia atau miniature kehidupan manusia yang dipentaskan.

Baca Juga  Apakah Produksi itu? Pengertian,Tujuan, Fungsi, Unsur Dan Jenis Jenisnya

Bentuk Bentuk Drama

Berdasarkan bentuk sastra, drama dibedakan menjadi dua

  1. Drama puisi,

yaitu drama yang sebagian besar cakapannya disusun dalam bentuk puisi atau menggunakan unsur-unsur puisi.

  1. Drama prosa,

yaitu drama yang cakapannya disusun dalam bentuk prosa.

Berdasarkan sajian isinya

  1. Tragedi (drama duka),

yaitu drama yang menampilkan tokoh yang sedih atau muram, yang terlibat dalam situasi gawat karena sesuatu yang tidak menguntungkan. Keadaan tersebut mengantarkan tokoh pada keputusasaan dan kehancuran. Dapat juga berarti drama serius yang melukiskan tikaian di antara tokoh utama dan kekuatan yang luar biasa, yang berakhir dengan malapetaka atau kesedihan.

  1. Komedi (drama ria),

yaitu drama ringan yang bersifat menghibur, walaupun selorohan di dalamnya dapat bersifat menyindir, dan yang berakhir dengan bahagia.

  1. Tragikomedi (drama dukaria),

yaitu drama yang sebenarnya menggunakan alur dukacita tetapi berakhir dengan kebahagiaan.

Berdasarkan kuantitas cakapannya

  1. Pantomim,

yaitu drama tanpa kata-kata

  1. Minikata,

yaitu drama yang menggunakan sedikit sekali kata-kata.

  1. Doalogmonolog,

    yaitu drama yang menggunakan banyak kata-kata.

Berdasarkan besarnya pengaruh unsur seni lainnya

  1. Opera/operet,

yaitu drama yang menonjolkan seni suara atau musik.

  1. Sendratari,

yaitu drama yang menonjolkan seni eksposisi.

  1. Tablo,

yaitu drama yang menonjolkan seni eksposisi.

Bentuk-bentuk lain

  1. Drama absurd,

yaitu drama yang sengaja mengabaikan atau melanggar konversi alur, penokohan, tematik.

  1. Drama baca,

naskah drama yang hanya cocok untuk dibaca, bukan dipentaskan.

  1. Drama borjuis,

drama yang bertema tentang kehidupan kam bangsawan (muncul abad ke-18).

  1. Drama domestik,

drama yang menceritakan kehidupan rakyat biasa.

  1. Drama duka,

yaitu drama yang khusus menggambarkan kejathan atau keruntuhan tokoh utama

  1. Drama liturgis,

yaitu drama yang pementasannya digabungkan dengan upacara kebaktian gereja (di Abad Pertengahan).

  1. Drama satu babak,

yaitu lakon yang terdiri dari satu babak, berpusat pada satu tema dengan sejumlah kecil pemeran gaya, latar, serta pengaluran yang ringkas.

  1. Drama rakyat,

yaitu drama yang timbul dan berkembang sesuai dengan festival rakyat yang ada (terutama di pedesaan).

Baca Juga  Berapakah Tensi Darah Rendah Dan Apa Penyebabnya

khalayak umum. Sedangkan pengertian drama dalam arti sempit ialah sebuah kisah hidup manusia dalam masyarakat yang diproyeksikan di atas panggung.

Ciri ciri Drama

Ada beberapa ciri drama diantaranya :

  1. Drama merupakan prosa modern yang dihasilkan sebagai naskah untuk dibaca dan    di pentaskan.
  2. Naskah drama boleh berbentuk prosa atau puisi.
  3. Drama terdiri dari pada diaolog yang disusun oleh pengarang dengan watak yang diwujudkan.
  4. Pemikiran dan gagasan pengarang disampaikan melalui dialog-dialog watak-wataknya.
  5. Konflik ialah unsur-unsur penting dalam drama. Konflik digerakan oleh watak-watak dalam plot,elemen penting dalam skrip drama.
  6. Sebuah skrip yang tidak didasari oleh konflik tidak dianggap sebagai drama yang baik.
  7. Gaya Bahasa dalam sebuah drama juga penting karena menunjukkan latar masa dan masyarakat yang di wakilinya,sekaligus drama ini mencerminkan sosiobudaya masyarakat yang digambarkan oleh pengarang.

Jenis Jenis Seni Drama

Seni drama dibagi 2 yaitu :

  1. Drama Modern (Drama masa kini)

Jenis seni drama yang pertama ialah seni drama modern atau baru. Drama modern ialah karya seni yang digunakan sebagai media pendidikan dalam masyarakat. Jenis drama ini biasanya disampaikan dengan tema kehidupan sehari hari.

  1. Drama Klasik (Drama masa lampau)

Jenis seni drama selanjutnya ialah seni drama klasik atau lama. Drama klasik ialah jenis drama yang bertemakan khayalan. Jenis drama ini biasanya menceritakan tentang kehidupan dewi dewi, kesaktian, kejadian luar biasa, kehidupan dikerajaan/istana dan sebagainya.

Manfaat Seni Drama

Terdapat beberapa manfaat dari seni drama yaitu :

  1. Untuk meningkatkan kerjasama satu sama lain, terutama dalam bidang sosial.
  2. Untuk meningkatkan daya kreativitas siswa.
  3. Membangkitkan tingkat emosi sehat pada anak.
  4. Menghilangkan sifat takut, malu, tegang, gugup dan sebagainya.
  5. Meningkatkan sikap dan apresiasi anak dengan baik.
  6. Meningkatkan sikap menghargai pendapat dan pikiran orang lain.

Demikian artikel ini, semoga menjadi amal ibadah dan bermanfaat bagi pembaca.

Download Pdf

  1. Pengertian dan Hakikat Drama Pdf
  2. KAJIAN TEORI DRAMA Pdf

  3. SENI TEATER PDF

  4. SENI DRAMA SEBAGAI MEDIA DAKWAH PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.