Ekosistem Darat : Pengertian, Ciri, Jenis Dan manfaatnya

Ekosistem Darat : Pengertian, Ciri, Jenis Dan manfaatnya

Ekosistem darat merupakan ekosistem yang paling dekat dengan manusia. Karena manusia tinggal dan hidup di daratan. Sangat perlu untuk mengetahui dan mempelajari ekosistem darat, ciri cirinya, komponen komponennya, jenis jenisnya dan manfaatnya. Dalam artikel ini akan membahas keterangan keterangan mengenai ekosistem darat, dan berbagai hal termasuk yang ada di dalamnya.

Pengertian Ekosistem Darat

Ekosistem darat atau terestrial adalah ekosistem yang faktor lingkungannya lebih didominasi oleh daratan. Ekosistem darat berada didalam area yang sangat luas atau disebut bioma. Tipe bioma sangat dipengaruhi dengan iklim, sedangkan iklim sendiri dipengaruhi dari letak geografis didalam garis lintang dan juga dari ketinggian tempat suatu permukaan laut. Dan sebagian dari nama bioma yang disesuaikan dengan vegetasi atau tumbuhan yang dominan. Terdapat tujuh macam dari bioma yang ada dibumi antara lain hujan tropis, padang rumput, savana, tundra, gurun, hutan gugur, dan juga taiga. Untuk lebih jelasnya mari kita lanjutkan pembahasan dibawah ini.

Ciri  Ciri Ekosistem Darat Di Bagi 3 Yaitu :

  1. Ekosistem yang memiliki lingkungan fisik berupa daratan

Lingkungan fisik dari ekosistem darat memang ada di wilayah daratan, namun bukan berarti tidak ada perairan. Di darat bisa menemukan perairan, namun yang disoroti secara umum adalah wilayah daratannya, sedangkan perairan hanya sebagai tambahan.

 2. Memiliki tipe struktur vegetasi dominan dalam skala luas

Ekosistem daratan merupakan gambaran interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya secara umum. Sehingga ekosistem daratan tidak hanya mencakup wilayah yang sempit saja, namun meliputi wilayah yang luas. Maka dari itulah ekosistem daratan ini juga dikenal sebagai bioma.

 3.  Jenis tumbuhan dan hewan wilayah daratan

Binatang dan tumbuhan atau flora dan fauna juga beradaptasinya dalam wilayah daratan, karena daratan menjadi habitat dari flora dan fauna. Ekosistem daratan ini terdiri dari beberpa jenis dan setiap jenis mempunyai karakteristiknya masing masing,

Komponen Ekosistem Darat

Ekosistem darat memiliki komponen komponen yang menyusun ekosistemnya. Komponen yang terdapat dalam ekosistem darat ini juga meliputi komponen biotik dan juga abiotik. komponen abiotik merupakan komponen yang tidak hidup atau berupa benda mati, sedangkan komponen biotik merupakan komponen yang berupa makhluk hidup.

Komponen ekosistem darat terbagi menjadi 2 yaitu :

  1. Komponen biotik

 Komponen biotik atau komponen yang berupa makhluk hidup yang ada di ekosistem daratan banyak sekali jenisnya, yakni binatang, tumbuhan, manusia, serta organisme- organisme lainnya.

  1. Komponen abiotik

 Selain komponen yang hidup, ada pula komponen yang tidak hidup. Meskipun tidak hidup namun keberadaan komponen ini bisa mempengaruhi komponen komponen lain yang ada di ekosistem tersebut. Berikut merupakan komponen abiotik atau komponen yang tidak hidup di ekosistem darat, yaitu suhu, cahaya matahari, air, iklim, tanah, garam batu, dan lain sebagainya.

Jenis jenis Ekosistem Darat

Beberapa jenis bioma yang mempunyai nama disesuaikan dengan vegetasi tanaman yang tumbuh dominan adalah bioma hutan gugur, bioma savana, bioma tundra, bioma gurun, bioma taiga, hutan hujan tropis, dan padang rumput. Masing- masing bioma tersebut akan kita bahas satu- per satu karena merupakan ekosistem daratan. Berikut merupakan penjelasan dari masing- masing ekosistem darat atau bioma.

  1. Bioma hutan gugur

 Bioma hutan Gugur

Bioma hutan gugur ini terdapat di daerah yang mengalami empat musim, yakni musim panas, musim gugur, musim dingin, dan musim semi. Kebanyakan berada di daerah Amerika Serikat bagian timur, Asia timur, Chili, dan juga Eropa Barat. Bioma hutan gugur ini bisa dikatakan sebagai bioma yang khas karena memiliki kekhasan sendiri apabila dibandingan dengan bioma yang lainnya. Beberapa ciri yang dimiliki oleh bioma hutan gugur antara lain:

  • Memiliki curah hujan yang merata di sepanjang tahunnya, yakni sekitar 75 hingga 100 cm/ tahun
  • Tumbuhan yang hidup di bioma ini pada umumnya memiliki daun yang lebar
  • Terdapat di daerah yang mempunyai empat musim, yaitu musim dingin, musim semi, musim panas, dan musim gugur
  • Air yang ada di bioma ini akna membeku apabila terjadi musim dingin
  • Tumbuhan tidak melakukan fotosintesis ketika musim dingin karena air tidak dapat diserap dengan baik
  • Dihuni oleh binatang- binatang yang mengalami hibernasi ketika musim dingin menyerang
  • Beberapa hewan melakukan hibernasi ketika musim dingin, dan beberapa hewan lagi melakukan membentuk jaringan lebak di bawah kulitnya, dan ada pula yang bermigrasi ke tempat lain
  • Berada di wilayah yang mempunyai iklim sub tropis, yakni yang terletak di 23,5ᵒ garis lintang utara/ lintang selatan
  • Radiasi sinar matahari, curah hujan, dan kelembaban meninggi ketika musim panas tiba
  • Sebaliknya, radiasi sinar matahari, curah hujan , dan tingkat kelembaban akan turun ketika musim dingin tiba
  • Daun- daun berubah menjadi merah atau coklat ketika musim dingin karena tumbuhan tidak melakukan fotosintesis (tidak dapat menyerapp air)
  • Salju mulai mencair adalah tanda musim panas tiba.
Baca Juga  Hubungan Metabolisme Karbohidrat Lemak Dan Protein Pdf

 2. Bioma Sabana

  Bioma Sabana

Bioma sabana merupakan ekosistem darat yang berupa padang rumput dengan diselingi oleh beberapa pohon. Sabana berada di daerah yang memiliki iklim tropis. terdapat bioma sabana di Australia Utara, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Batat, dan Kenya.

Ada dua jenis bioma sabana :

  1. bioma sabana murni (yaitu sabana yang terdiri atas satu jenis pohon),
  2. bioma sabana campuran (yaitu sabana yang terdiri atas beberapa jenis pohon). Beberapa jenis pohon yang hidup di bioma sabana ini adalah rumput, Aucalyptus, tumbuhan gerbang, dan Acacia. Sedangkan beberapa hewan yang menempati bioma sabana ini antara lain macan tutul, gajah, rusa atau kijang, zebra, singa, kuda, dan beberapa macam serangga termasuk rayap.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai bioma sabana ini, berikut ini merupakan ciri- ciri dari bioma ini:

  • Mempunyai curah hujan antara 90 – 150 cm/ tahun
  • Merupakan padang rumput yang diselingi oleh beberapa pohon
  • Ditumbuhi oleh beberapa jenis flora, seperti tumbuhan gerbang, rumput, Acacia, Aucalyptus
  • Dihuni oleh beberapa jenis fauna, seperti gajah, macan tutul, kijang, zebra, singa, kuda, dan beberapa jenis serangga

 3. Bioma Tundra

 Bioma Tundra

Bioma tundra bioma yang paling dingin. Bioma tundra ini dipecah menjadi dua macam, yakni tundra Arktik dan juga tundra Alpin. Tundra Arktik merupakan tundra yang berada di daerah kutub utara atau Artktik, dan tundra Alpin terdapat di puncak pegunungan yang tinggi, seperti di puncak pegunungan Jaya Wijaya.

Bioma tundra ini banyak kita jumpai di daerah kutub Utara atau Arktik, Siberia, Finlanda, Rusia, dan juga Kanada. Bioma tundra ini merupakan ekosisten darat yang mempunyai ciri ciri sebagai berikut:

  • Mengalami musim dingin yang sangat panjang, hingga mencapai 9 bulan
  • Mendapatkan sangat sedikit radiasi sinar matahari ketuka musim dingin, sehingga terlihat gelap
  • Mengalami musim panas selama 3 bulan saja
  • Tumbuhan- tumbuhan mulai tumbuh dan berkembang di musim panas ini
  • Tanahnya ditutupi oleh salu- salju yang mencaik ketika musim panas berlangsung
  • Memiliki flora yang khas, yaitu lumut sphagnum, dan lichen “reindeer”, pohon willow, birch, serta tumbuhan berbiji pendek yang mana mempunyai masa perkembangan sangat singkat, yakni 2 bulan saja
  • Mempunyai fauna yang khas juga, yakni muskoxem (bison yang berbulu teba), reindeer atau caribou atau rusa kutub, rubah, dan burung ptarmigan.
Baca Juga  Makhluk Hidup Berkembang Biak Untuk ApaTujuannya

 4. Bioma Gurun

  bioma Gurun

Gurun merupakan padang yang mempunyai ukuran sangat luas dan mempunyai sifat tandus, hujan sangat jarang menimpa wilayah gurun. Gurun yang terkenal di dunia adalah gurun Sahara di Afrika, dan gurun Gobi di Asia. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai gurun ini, ciri ciri gurun yaitu :

  • Mempunyai curah hujan yang sangat rendah, yakni kurang dari 25 cm/ tahun
  • Keadaan tanah sangat tandus
  • Tanah tidak dapat menyimpan air
  • Mempunyai kecepatan evaporasi atau tingkat penguapan yang sangat tinggi
  • Memiliki kelembapan udara yang sangat rendah
  • Terdapat perbedaan suhu yang sangat ekstrim pada malam dan siang hari. Suhu pada siang hari bisa mencapai 60ᵒ Celcius, sedangkan di malam hari suhu bisa mencapai 0ᵒ Celcius.

 5. Bioma Taiga

 Bioma Taiga

Bioma taiga disebut juga hutan boreal. Bioma taiga berada di wilayah atau daerah di antara daerah iklim sub tropis memiliki iklim kutub. Bioma taiga berada di daerah beriklim dingin. Seperti Alaska, Amerika Utara, Rusia, dan semenanjung Skandinavia.

Ciri ciri dari bioma taiga yaitu :

  • Terdapat di antara daerah iklim sub tropis dengan daerah iklim kutub atau di daerah iklim dingin
  • Terdapat perbedaan suhu yang sangat mencolok antara musim panas dan juga musim dingin
  • Terjadi pertumbuhan tanaman ketika musim panas, yakni selama 3 hingga 6 bulan
  • Memiliki flora atau tumbuhan yang bersifat homogen atau berseragam
  • Tumbuhan yang dominan tumbuh disana adalah tumbuhan yang memiliki daun runcing seperti jaru (tumbuhan konifer), yang tampak selalu hijau sepanjang tahunnya
  • Dihuni oleh berbagai fauna khas, yakni srigala, burung, beruang hitam, moosem ajak, dan lynx.

 6. Hutan hujan tropis

 Hutan Tropis

Hutan hujan tropis berada di daerah yang beriklim tropis, yakni daerah yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Contoh hutan hujan tropis yang sangat terkenal di dunia antara lain hutan hujan tropis di lembah sungai Amazon, lembah sungai Kongo, dan beberapa lagi di Asia Tenggara (termasuk di Kalimantan, Indonesia

 Ciri ciri hutan hujan tropis adalah :

  • Memiliki tingkat curah hujan yang sangat tinggi, yakni antara 200 hingga 450 cm/ tahun
  • Mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun
  • Suhu lingkungan antara 21 hingga 30 derajat Celcius
  • Pohon yang berada di hutan ini tumbuh tinggi hingga mencapai 55 m, dan juga membentuk tudung atau kanopi.
  • Hutan ini juga ditumbuhi beberapa tanaman rambat seperti rotan dan anggrek yang menempel di ponon- pohon untuk mendapatkan sinar matahari.
  • Sebagi tempat naungan beberapa fauna yang hidup di sekitar kanopi pohon, seperti macan tutul, jaguar, dan babi hutan. Hal ini karena di bawah kanopi binatang- binatang tersebut bisa dengan mudah mendapatkan makanan. Beberapa binatang juga ditemukan bisa terbang dan emmanjat, seperti monyet, burung, kelelawar, ular, tupai, dna juga beberapa macam serangga.
Baca Juga  Pengertian Dan Fungsi Organel Sel Pada Hewan

 7. Padang Rumput

 Padang Rumput

Padang rumput terdapat di daerah tropis hingga mempunyai iklim sedang. Beberapa negara yang mempunyai banyak padang rumput antara lain Amerika Selatan, Hongaria, Australia, Rusia bagian Selatan, dan di wilayah Indonesia seperti di Nusa Tenggara

Ciri ciri dari padang rumput yaitu :

  • Terdapat di daerah yang mempunyai iklim tropis dan juga sub tropis
  • Mempunyai curah hujan rata- rata sebesar 25 hingga 50 cm/ tahun. Curah hujan yang demikian ini turun dengan tidak teratur
  • Di daerah yang memiliki curah hujan tinggi, terdapat rumput yang tumbuh subur yang tingginya mencapai 3 meter, seperti bluestem grasses. Sementara di daerah surah hujannya hanya sedikit terdapat rumput- rumput yang pendek seperti grama dan bufallo grasses.
  • Suhu di padang rumput umumnya terasa panas
  • Terdapat posoritan dan juga drainase yang tidak teratur, hal ini akan menyebabkan tumbuhan sukar untuk dapat mengambil air
  • Dihuni oleh beberapa hewan khas padang rumput, yakni reptil, burung, kijang, singa, kanguru, srigala, cheetah, jaguar, zebra, jerapah, hewan- hewan pengerat, dan berbagai jenis serangga.

Manfaat Ekosistem Darat

Ada 3 manfaat dari ekosistem darat:

  1. Sebagai tempat hidup beragam makhluk hidup

Ekosistem daratan yang berupa bioma ini merupakan suatu tempat yang bermanfaat sebagai rumah dari berbagai jenis tumbuhnan maupun hewan atau flora atau fauna yang berada di wilayah bioma tersebut. Di tempat inilah tumbuhan dan binatang tersebut menjalani kehidupan, siklus hidup maupun rantai makanan yang mereka punyai. Karena bioma inilah flora dan fauna tersebut dapat lestari dan menjadi kekayaan alam.

 2. Mencerminkan bahwa kehidupan darat itu ada

Ekosistem yang merupakan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya ini merupakan suatu pertanda bahwasannya kehidupan di Bumi, khususnya kehidupan di daratan itu ada. Ekosistem ini merupakan hubungan yang saling terkait antara satu sama lain dari berbagai komponen. Hal ini juga mengindikasikan bahwasannya setiap makhluk hidup saling membutuhkan satu sama lainnya.

 3. sarana edukasi

Ekosistem darat juga mempunyai fungsi sebagai saraa edukasi tentang ketergantungan makhluk hidup terhadap lingkungannya. Bioma- bioma yang merupakan bentuk ekosistem darat bisa dijadikan sebagai objek penelitian sehingga manusia bisa meneliti tentang seperapa besar pengaruh lingkungan terhadap makhluk hidup dan juga komponen mana saja kan yang paling mempengaruhi bagi makhuk hidup.

Demikian artikel ini, pasti akan bermanfaat untuk pembaca. Sampai jumpa diartikel selanjutnya.

Download Pdf

  1. EKOSISTEM PDF

  2. EKOSISTEM Pdf

  3. BAB 3 EKOSISTEM PDF

  4. Pengertian, Ruang Lingkup Ekologi dan Ekosistem Pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.