Jelaskan Fungsi Darah Bagi Tubuh Adalah Sebagai Berikut

Jelaskan Fungsi Darah Bagi Tubuh Adalah Sebagai Berikut

Hallo, kali ini admin akan berbagi informasi mengenai darah? Pasti mendengar kata darah ini, identiknya dengan warna merah. Namun, apa sih sebetulnya darah itu ? dan apa fungsinya bagi tubuh manusia? Berikut penjelasannya.

Pengertian Darah

Darah merupakan salah satu komponen terpenting bagi tubuh. Darah memiliki peran yang sangat banyak sekali bagi tubuh kita. Sebetulnya, apa pengertian darah? darah merupakan cairan seperti air yang berfungsi mengangkut oksigen melalui sel darah ke seluruh tubuh. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia darah merupakan cairan dalam tubuh yang terdiri atas plasma darah, sel darah merah dan sel darah putih yang beredar dalam pembuluh darah manusia atau hewan. Jika tubuh manusia kekurangan darah maka tubuh akan terasa lemas. Hal ini disebabkan karena kurangnya asupan oksigen yang berperan dalam menghasilkan energi. Lalu apa saja fungsi darah bagi tubuh? Berikut penjelasannya :

Fungsi Darah Secara Umum

Fungsi darah bagi tubuh manusia, diantaranya :

  1. Mengedarkan atau Mengangkut Sari-sari Makanan

Darah merupakan cairan yang selalu mengalir di dalam tubuh manusia. Darah melewati alat-alat pernapasan melalui nadi yang ada di dalam tubuh. Darah berperan sebagai alat pengangkut zat serta menyebarkan sari – sari makanan. Makanan yang masuk ke dalam tubuh nantinya akan diproses terlebih dahulu oleh sistem percernaan yang ada pada tubuh, sehingga makanan yang sudah dicerna akan menjadi molekul kecil untuk kemudian akan diserap di dalam usus yang nantinya diedarkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

umumnya proses penyerapan makanan terjadi di usus halus pada bagian jejunum dan ileum. Saat proses penyerapan sedang terjadi, molekul kecil makanan nantinya akan memasuki pembuluh darah kapiler dan getah bening. Prosesnya melewati hati terlebih dahulu agar racun dan zat berbahaya yang ada dalam darah bisa disaring dan dinetralkan terlebih dahulu sebelum diedarkan.

  1. Mengangkut Oksigen

Oksigen meruapakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Oksigen didapat dari menghirup udara bebas di luar yang ditangkap melalui hidung. Dihidung, oksigen akan disaring oleh bulu-bulu hidung dan diteruskan ke paru-paru. Di dalam paru-paru, oksigen akan larut di lapisan air yang ada pada permukaan selaput alveolus. Kemudian oksigen yang terlarut tersebut berdifusi melalui sel-sel epitel dan endhothelium kapiler yang selanjutnya dapat memasuki pembuluh darah kapiler. Akhirnya, oksigen masuk ke dalam plasma darah dan kemudian berdifusi ke dalam eritrosit serta nantinya disebarkan ke seluruh tubuh.

  1. Mengedarkan Hormon

Fungsi darah selanjutnya yaitu mengangkut hormon ke bagian atau organ tubuh yang menjadi tempat tujuannya. Hormon adalah senyawa protein yang dihasilkan oleh beberapa kelenjar buntu atau kelenjar endokrin. Hormon yang dihasilkan tersebut akan diangkut ke tempatnya melalui pembuluh darah. Misalnya hormon antidiuretik yang dihasilkan hipotalamus akan dialirkan ke ginjal. Hormon ini berperan mengatur proses reabsropsi air dalam pembentukan urin.

  1. Membawa Sisa Oksidasi Sel Tubuh

Darah juga berfungsi membawa sisa-sisa zat yang tidak diperlukan keluar dari dalam tubuh. Misalnya pada proses pernapasan, darah mengangkut oksigen sampai ke jantung yang kemudian dari jantung diproses ke seluruh tubuh, dan setelah itu dari jantung karbondioksida akhirnya dibuang melalui darah kembali bersamaan saat kita menghembuskan napas.

  1. Mengangkut Sisa-sisa Metabolisme Sel (Ekskresi)

Pada sistem ekskresi, darah berfungsi mengangkut berbagai jenis zat untuk dibawa menuju ke organ ekskresi. Organ-organ ekskresi tersebut diantaranya kulit, ginjal, dan hati. Organ-organ tersebut akan memisahlan antara zat yang diperlukan tubuh dan yang tidak diperlukan oleh tubuh. Kemudian zat-zat yang tidak berguna dikeluarkan melalui kulit dalam bentuk keringat atau pada ginjal dalam bentuk urin.

  1. Membunuh Kuman atau Bakteri yang Masuk

Darah juga berfungsi sebagai pengaktif metabolisme tubuh. Di dalam darah ada sel darah merah dan sel darah putih. Sel darah putih atau leukosit merupakan sel darah yang khusus dalam membunuh  bakteri maupun kuman yang masuk ke dalam tubuh. Leukosit akan menyerang kuman maupun benda asing yang masuk ke dalam aliran darah. Jika sel darah putih berhasil melawan kuman maupun benda asing yang masuk dalam aliran darah maka kita terbebas dari serangan penyakit. Tetapi, jika sel darah tidak berhasil melawan kuman atau benda asing tersebut maka tubuh akan terkena penyakit.

Leukosit mempunyai ukuran yang lebih besar dari pada sel darah merah. Ada lima macam sel darah putih dalam tubuh manusia yaitu neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil. Berikut jumlah perkiraan dan fungsi dari masing-masing jenis sel darah putih.

  1. Paling banyak jumlahnya yaitu neutrofil sebesar 60% dan berfungsi menyerang serta membunuh kuman atau bakteri yang masuk dalam tubuh.
  2. Limposit kurang lebih sebanyak 20% sampai 30% dan berfungsi memproduksi antibodi sejenis protein yang berguna menyerang bakteri.
  3. Monosit kurang lebih 5% sampai 10% dan berfungsi menyerang serta membunuh kuman maupun bakteri.
  4. Eosinofil kurang lebih sebesar 5% dan berfungsi membuang sisa-sisa sel yang telah rusak, menyerang kuman, serta mengendalikan jumlah zat kimia yang dikeluarkan ketika meyerang kuman maupun bakteri.
  5. Basofil kurang lebih skitar 1% dan berfungsi mencegah terjadinya penggumpalan dalam pembuluh darah.
  1. Menyembuhkan Luka

Di dalam darah ada komponen yang disebut dengan trombosit atau keping darah. Trombosit berperan dalam proses penyembuhan luka yang terjadi pada kulit manusia. Pada saat terjadi luka, trombosit akan mengeluarkan enzim trombokinase yang akan mengganti protrombin menjadi trombin dengan bantuan vitamin K dan Ca. Kemudian trombin akan mengganti protein darah yaitu fibrinogen menjadi benang-benang fibrin. Benang-benang fibrin tersebut berperan sebagai jaring-jaring memerangkap sel darah merah sehingga dapat berhenti mengalir. Hal ini menyebabkan pada saat kulit ari luka, bisa kembali seperti semula. Jika trombosit yang ada dalam darah berkurang, maka bisa saja luka yang ada akan sulit di obati, karena tidak ada zat-zat yang mampu menutup luka dan membekkukan darah tersebut.

  1. Mengangkut Karbondioksida

Selain berfungsi untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh, darah juga berfungsi mengangkut gas sisa berupa karbondioksida. Karbondioksida merupakan zat yang tidak diperlukan lagi oleh tubuh. Ketika oksigen digunakan oleh sel, maka  semua oksigen  telah berubah menjadi karbondioksida. Sehingga akan menyebabkan tekanan karbondioksida di luar sel mengalami peningkatan. Karena tekanan karbondioksida semakin bertambah, hal ini menyebabkan gas sisa hasil metabolisme berdifusi menuju pembuluh darah kapiler. Setelah masuk ke aliran darah, selanjutnya sisa oksidasi tersebut dibawa ke paru-paru dimana gas karbondioksida akan berdifusi sehingga masuk ke dalam alveolus. Setelah itu gas karbondioksida didorong keluar melewati hidung melalui proses ekspirasi.

  1. Pengatur Suhu Tubuh

Darah mengatur suhu tubuh agar tetap stabil pada suhu 36 sampai 37 derajat celcius. Selain itu, suhu tubuh dipengaruhi oleh sistem peredaran darah. Hasil dari oksidasi darah akan menghasilkan panas pada tubuh, jika oksidasi itu baik maka suhu tubuh pula akan menjadi baik

  1. Memendam Bibit Penyakit

kepingan kepingan darah yang ada pada darah berfungsi untuk memendam bibit penyakit supaya bibit penyakit tidak menyebar keseluruh tubuh. Tubuh akan menjadi sehat dan terhindar dari berbagai penyakit karena bibit penyakit itu akan di matikan oleh kepingan-kepingan darah.

  1. Mengangkut Air ke Seluruh Tubuh

Sekitar 90% air ada dalam plasma darah. Selain ada air, plasma darah mengandung protein dan garam. Air dalam tubuh manusia dialirkan melalui pembuluh darah dan pembuluh kapiler sehingga dapat mencapai seluruh organ pada tubuh. Sejumlah organ-organ tubuh manusia kebanyakan mengandung air. Misalnya kulit terdiri dari 80% air, paru-paru 90% terdiri dari air, dan otak manusia volumenya terdiri dari 70% air. Jika air dalam tubuh kita tercukupi, maka akan membantu dalam mencegah adanya gangguan kesehatan.

Fungsi Darah Berdasarkan Kategorinya

Berdasarkan kategorinya, darah berfungsi sebagai :

  1. Transportasi

Fungsi darah sebagai transportasi bagi semua yang masuk ke dalam tubuh.

  1. Kekebalan darah

Fungsi darah sebagai kekebalan tubuh maksudnya adalah kepingan-kepingan darah yang dapat membantu menjaga darah agar tetap stabil.

  1. Homeostasis

Homeostasis adalah fungsi darah sebagai pemelihara tubuh. Selain itu, aktivitas yang tidak berkaitan dengan proses darah dalam tubuh juga sangat dibutuhkan untuk memperlancar proses penjagaan darah terhadap tubuh itu sendiri, seperti makan makannan yang sehat, olahraga, dan lain-lain.

Jenis – jenis Sel Darah

Berikut ini adalah macam-macam sel darah yang ada dalam tubuh manusia, di antaranya :

  1. Sel darah merah/Eritrosit

 

Baca Juga  Apa Fungsi Trakea Dan Struktur Pernapasan Pada manusia Pdf

Sel darah atau eritrosit berfungsi membawa hemoglobin yang telah terikat oleh oksigen dari paru-paru ke jaringan lain. Dengan adanya eritrosit maka oksigen yang dibutuhkan tubuh akan tercukupi. Namun, jika sel darah merah dalam tubuh kurang mencukupi maka akan menyebabkan anemia. Orang yang terkena anemia akan tubuhnya akan cepat lelah.

  1. Sel darah putih/Leukosit

Sel darah putih atau leukosit berfungsi menjaga kekebalan tubuh yaitu sebagai antibiotik yang akan melawan penyakit yang menyerang tubuh. Sel darah putih bisa melakukan hal tersebut karena memiliki sifat amoeboid yaitu sifat yang membuatnya bisa bergerak bebas. Selain memiliki sifat amoeboid, sel darah putih juga memiliki sifat fagositosis yaitu memangsa bakteri dan sel-sel yang sudah mati. Jika seseorang kekurangan leukosit maka tubuh. Penyakit kekurangan sel darah putih disebut kondisi leukopenia. Namun, jika tubuh kelebihan sel darah putih maka Anda sedang dalam kondisi yang disebut dengan leukositosis.

  1. Trombosit atau keping darah

(sumber : www.netdoctor.co.uk)

Trombosit berfungsi menggumpalkan atau membekukan darah. Hal ini untuk mengurangi darah yang keluar ketika terjadi luka pada kulit manusia. Trombosit atau keping darah memiliki bentuk yang tidak teratur, berubah-ubah, tidak berwarna, tidak berinti, mudah pecah, dan ukurannya lebih kecil dari eritrosit dan leukosit. Trombosit ini terdapat kurang lebih sekitar 250000 setiap milimeter kubik darah.

  1. Plasma darah

jelaskan fungsi darah bagi tubuh adalah sebagai berikut

Plasma darah mempunyai warna yang agak kekuning-kuningan, namun warna kuning pada plasma darah bening dan jernih.  Plasma darah mempunyai beberapa zat yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Zat-zat yang dibawa plasma darah di antaranya mineral, hormon, antibodi, zat sisa atau karbondioksida. Plasma darah dapat mengatur PH darah dan juga osmotik dalam darah karena dalam plasma darah terkandung garam mineral. Plasma darah juga dapat mengatur tekanan darah dan melawan bibit penyakit yang ada di dalam tubuh.

Fungsi Gologan Darah

Golongan darah yang dimiliki setiap orang berbeda-beda, berikut fungsi golongan darah, di antaranya :

  1. Mempermudah Transfusi Darah

Apabila suatu saat ada orang yang membutuhkan darah dan kita sudah tau jenis golongan darah kita, maka akan mudah jika kita ingin mentransfusikan darah kita apabila golongan darahnya memang sama.

  1. Membantu Proses Diet

Dengan mengetahui golongan darah kita. Jika kita akan diet maka kita itu akan mempermudahdalam mengetahui jenis makanan yang cocok kita gunakan untuk diet.

  1. Menghindari Penyakit

Untuk menghindari terjadinya salah transfusi darah, maka sangat penting untuk dapat mengetahui golongan darah kita. Karena jika sudah terjadi salah transfusi darah maka akan menyebabkan penyakit yang lebih parah lagi.

Untuk selengkapnya mengenai penjelasan tentang darah beserta fungsi dan lain sebagainya, Anda bisa download file pdf dengan klik link di bawah ini :

Download File Pdf Tentang Darah

Intinya bahwa darah dan komponen-komponen di dalamnya sangatlah penting bagi tubuh manusia. Banyak sekali fungsi darah yang dapat membantu dalam menjaga tubuh manusia. Demikian penjelasan mengenai darah beserta komponen-komponen darah beserta fungsinya. Jangan lupa share dan kunjungi terus website kami. Nantikan informasi-informasi penting lainnya di dapurpendidikan.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.