Jelaskan Fungsi Nukleus Pada Sel Tumbuhan dan Hewan

Jelaskan Fungsi Nukleus Pada Sel Tumbuhan dan Hewan

Hallo, kali ini admin akan berbagi informasi mengenai salah satu organel sel yang ada pada sel tumbuhan dan sel hewan yaitu nukleus. Nukleus atau anak inti ini merupakan salah satu bagian organel sel yang sangat penting yang ada pada sel tumbuhan maupun sel hewan. Berikut penjelasan mengenai pengertian nukleus, fungsi dan lain sebagainya.

Pengertian Nukleus atau Inti Sel

Salah satu komponen sel yang sangat penting yaitu bagian inti sel atau nukleus yang merupakan komponen sel terdalam serta terlindungi. Jika diibaratkan, nukleus ini fungsinya seperti otak pada manusia. Nukleus terdapat pada setiap manusia, hewan, dan tumbuhan.

Inti sel atau nukleus merupakan salah satu dari tiga bagian utama sel. Inti sel tersusun atas beberapa materi genetik seperti DNA, kromosom dan protein. Selain itu, inti sel merupakan organel yang hampir terdapat pada setiap organisme eukariotik. Fungsi utama dari nukleus yaitu mengatur aktivitas sel. Tidak semua sel memiliki nukleus, ada sel yang tidak memiliki nukleus, ada juga sel yang hanya memiliki satu nukleus, serta ada sel yang memiliki dua atau lebih nukleus.

Fungsi Nukleus/Inti Sel

Fungsi nuklues, di antaranya :

  1. Mengatur pertukaran molekul antara inti dengan bagian sel lain.
  2. Tempat terjadinya replikasi dan transkripsi DNA.
  3. Tempat memproduksi mRNA dan sintesis ribosom.
  4. Tempat menyimpan informasi genetik.
  5. Tempat penyimpanan protein.
  6. Berperan dalam proses pembelahan sel.
  7. Pusat pengendalian seluruh kegiatan sel.

Bagian-Bagian Nukleus Pada Sel Tumbuhan dan Sel Hewan Beserta Fungsinya

Berikut ini bagian-bagian nukleus yang ada pada sel tumbuhan maupun sel hewan :

  1. Membran Inti Sel

Membran inti sel adalah membran yang tersusun dari membran ganda fosfolipid dan merupakan membran yang menyelimuti seluruh inti sel. Membran inti berfungsi sebagai pelindung dan pemisah antara inti sel dan sitoplasma di dalam sel. Selain itu membran inti ini berperan dalam proses pertukaran nutrisi serta berbagai zat di dalam nukleus dan di luar nukleus. Membran inti terdiri atas tiga bagian utama, di antaranya:

  1. Membran Luar. Membran luar merupakan membran terluar dari inti sel yang berhubungan langsung dengan bagian organel sel lainnya. Fungsi membran luar sebagai pelindung dan berada diantara retikulum endoplasma kasar dan organel ribosom.
  2. Ruang Perinuklear. Ruang perinuklear terletak di tengah bagian membran yaitu di antara membran luar dan membran dalam.
  3. Membran Dalam. Pada bagian membran dalam ditemukan pori nukleus yang berfungsi sebagai pintu masuk dan pintu keluarnya protein dan RNA. Pori nukleus berdiameter sekitar 100 nm. Pori nukleus memiliki 4 subunit, di antaranya :
  • Subunit kolom yaitu subunit yang berfungsi membentuk dinding pori nukleus.
  • Subunit anular yaitu subunit yang berfungsi membentuk spoke ke arah tengah bagian pori nukleus.
  • Subunit lumenal yaitu subunit yang terdiri dari protein transmembran yang menempel pada kompleks pori nukleus dan membran nukleus.
  • Subunit ring yaitu subunit yang berfungsi mendukung pembentukan bagian sitosolik di permukaan untuk menghadap ke sitoplasma dan nuklear untuk menghadap ke nukleoplasma di area kompleks pori.
  1. Nukleoplasma

Nukleoplasma merupakan cairan transparan bertekstur kental yang terdapat di bagian dalam nukleus. Di dalam nukleoplasma terdapat beberapa komponen yang penting di antaranya kromatin, nukleoprotein, granula, dan senyawa kimia kompleks. Nukleoplasma berfungsi hampir sama seperti cairan sitoplasma yang ada di dalam sel.

  1. Nukleolus atau Anak Inti Sel

Nukleolus terletak di dalam inti sel atau nukleus. Nukleolus tidak dilindungi oleh membran seperti halnya nukleus. Nukleolus bukan struktur yang bersifat tetap. Anak inti bisa mengecil atau bahkan menghilang saat tugasnya telah selesai dilakukan. Nukleolus terdiri atas fosfoprotein, DNA, orthosfatm, dan beberapa jenis enzim. Nukleolus berfungsi mensintesis rRNA dan membuat ribosom.

Jenis – Jenis Inti Sel Berdasarkan Jumlah

Berdasarkan jumlah dari  nukleus, ada dua jenis sel, di antaranya :

  1. Sel Mononukleat

Mono artinya satu dan nukleat artinya adalah inti. Jadi sel mononukleat yaitu inti sel yang memiliki satu inti. Sebagian besar organisme hanya memiliki satu inti terutama pada kelas vertebrata diantaranya mamalia. Selain itu, organisme yang hanya memiliki satu inti sel, banyak ditemukan pada kingdom Plantae dan kingdom Animalia.

  1. Sel Multinukleat

Multi berarti lebih dari satu. Sel Multinukleat merupakan sel yang memiliki lebih dari satu inti. Binukleat adalah organisme yang memiliki dua inti sel. Sedangkan polinukleat adalah organisme yang memiliki lebih dari dua inti sel.

Mekanisme Fungsi Transportasi Pada Inti Sel

Di sistem transport nukleus molekul berbagai zat akan dapat mempu melewati apabila ukurannya sesuai dengan kapasitas. Molekul – molekul kecil akan lebih mudah keluar masuk dibanding dengan molekul RNA. Hal ini karena molekul RNA membutuhkan senyawa protein untuk membantu proses transportasi. Senyawa itu disebut importin dan eksportin. Protein tersebut akan membantu mengatur materi yang keluar masuk. Mekanisme proses masuk dan keluar tersebut diatur oleh Ran yaitu senyawa enzim yang mampu berikatan dengan GTP. Enzim tersebut berguna dalam mendukung proses transportasi di dalam nukleus. GTP merupakan molekul yang memiliki kandungan energi dan saat proses pemasukan membutuhkan Ran-GTP yang dapat membantu melepaskan struktur dan materi.  Sedangkan saat pengeluaran membutuhkan bantuan Ran-GTP untuk membantu pengikatan materi yang akan diekspor.

  1. Sistem Import atau Masuk ke Inti Sel

Senyawa protein yang masuk ke nukleus yang berasal dari sitoplasma memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Untuk mengenal senyawa yang masuk ke dalam inti sel akan diberitahu dengan sinyal lokalisasi nuklear Nuclear Localisation Signals (NLS). Protein yang memasuki inti sel akan mengenali sinyal tersebut dan berikatan untuk masuk ke dalam. Kompleks ikatan tersebut saling membantu menembus bagian membran inti. Sistem import senyawa ini akan terus berlangsung dan membentuk sebuah siklus.

  • Ran-GTP yang ada dalam inti sel akan melakukan interaksi dengan kompleks ikatan sehingga protein yang berlangsung diimport dan langsung mengalami pelepasan dari ikatan kompleks.
  • Lalu Ran-GTP akan kembali ke sitoplasma.
  • Setelah itu Ran GTP akan mengalami perpisahan dengan senyawa importin.
  • Kemudian GTP terhidrolisis berubah menjadi GDP dan membentuk Ran-GDP.
  • Ran-GDP mengikat faktor transport nuklear (NUTF2) dan kembali ke nukleoplasma.
  • GDP kemudian berubah kembali menjadi GTP serta ikatan kompleks protein Ran-GTP mengalami pembentukan kembali.
  1. Sistem Eksport atau Keluar dari Inti Sel

protein, RNA, ribosom dan materi lainnya akan dikeluarkan dari nukleus ke sitoplasma. Senyawa tersebut harus diekspor, hal ini disebabkan karena dibutuhkan untuk akivitas dalam sel. Sinyal eksport nuklear atau Nuclear Export Signals (NES) merupakan struktur pengenal khusus yang dimiliki oleh inti sel. Protein eksportin memiliki kemampuan untuk mengenali NES. Keduanya saling berikatan dengan molekul yang kemudian akan keluar. Proses eksportin mirip dengan Importin yaitu kompleks yang berdifusi keluar dari nukleus melalui lapisan membran inti. Siklus yang terjadi di sistem eksport akan mengalami proses terbalik dengan sistem import di inti sel.

  • Kompleks akan datang pada sitoplasma lalu melepaskan materi yang dieksport dari kompleks.
  • Ran-GTP akan mengalami hidrolisis dan berubah menjadi Ran-GDP.
  • Ran-GDP akan kembali ke area dalam inti sel via NUTF2 lalu kembali lagi menjadi Ran-GTP.

Untuk selengkapnya mengenai materi tentang nukleus, Anda dapat download file pdf tentang nukleus dengan klik link di bawah ini :

Download File Pdf Tentang Nukleus

Demikian informasi mengenai nukleus atau anak inti yang ada pada sel tumbuhan dan sel hewan. Mudah-mudahan informasi ini dapat bermanfaat. Jangan lupa share dan kunjungi terus website kami. Nantikan informasi-informasi penting lainnya di dapurpendidikan.com

Baca Juga  Struktur Bunga, Bagian Bagian bunga Dan Fungsi Bunga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.