Jelaskan Perbedaan Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Suatu Zat

Jelaskan Perbedaan Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Suatu Zat

Pengertian Perubahan Fisika

Secara umum perubahan fisika merupakan perubahan suatu zat tanpa menyebabkan munculnya jenis zat baru. Ciri perubahan fisika yaitu sifat partikelnya masih tetap sama. Contoh perubahan fisika dalam kehidupan sehari-hari diantaranya beras yang ditumbuk menjadi tepung. Beras yang ditumbuk menjadi tepung hanya menunjukkan bentuk dan ukuran yang berubah, namun sifat molekul zat pada beras dan tepung tetap sama. Contoh lainnya yaitu es batu yang awalnya padat dan berbentuk balok-balok kecil menjadi cair atau air. Hal ini karena es batu diberi kalor atau panas. Kemudian, air akan makin panas sampai mendidih dan menguap. Tetapi, uap tersebut dapat menjadi air kembali dan air bisa menjadi es batu lagi.

Ciri-Ciri Perubahan Fisika

Ciri-ciri perubahan fisika, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sifat partikel masih tetap sama
  • Tidak menghasilkan jenis zat baru
  • Perubahan sifat fisika yang terlihat yaitu bentuk, ukuran, dan warna.
  • Dapat terjadi karena proses pemanasan dan merubah bentuk wujud zat
  • Zat yang berubah mampu kembali ke bentuk semula

Macam-Macam Perubahan Fisika

  1. Perubahan Fisika yang Berupa Perubahan Wujud Zat

Perubahan wujud zat karena pengaruh perubahan suhu atau temperatur lingkungan. Perubahan wujud zat diantaranya dapat berupa :

  • Mencair. Contohnya es mencair dan lilin meleleh
  • Membeku. Contohnya air menjadi es dan cairan logam yang membeku
  • Mengembun. Contohnya uap menjadi air, terjadinya embun pada pagi hari
  • Menguap. Contohnya air yang dipanaskan diatas kompor lambat laun akan menguap
  • Menyublim. Contohnya kapur barus padat berubah menjadi gas
  • Menyublim/deposisi/Menghablur. Contohnya gas dari kapur barus dapat dipadatkan lagi dengan metode kristalisasi
  1. Perubahan Fisika yang Berupa Perubahan Volume

Perubahan volume yang disebabkan oleh penyusutan materi. Hal ini karena didinginkan atau pemuaian materi karena dipanaskan. Contohnya seperti proses pemuaian rel kereta api di siang hari karena panas dan penyusutan karena dingin.

  1. Perubahan Fisika yang Berupa Perubahan Ukuran Suatu Zat

Materi yang berukuran besar dapat diperkecil dengan cara mekanik, seperti dipotong, dipecah, digiling, dan lain sebagainya. Contohnya seperti biji kopi ditumbuk menjadi serbuk kopi dan beras ditumbuk menjadi tepung beras.

  1. Perubahan Fisika yang Berupa Perubahan Bentuk Zat

Perubahan bentuk materi bisa terjadi jika diremas, dipukul, atau menggunakan alat bantu seperti mesin. Contohnya kayu yang berasal dari pohon bisa diubah bentuknya menjadi kursi, lemari, dan meja dengan menggunakan alat seperti gergaji pahat, atau palu. Contoh lainnya tanah liat diubah menjadi hiasan di dalam rumah, seperti vas bunga, guci, dan lain sebagainya.

Contoh Perubahan Fisika

Banyak contoh-contoh perubahan fisika yang terjadi pada kehidupan sehari-hari yang ada di sekitar kita, diantaranya :

  1. Gula dilarutkan menjadi air gula
  2. Kain kemudian dijahit menjadi sebuah baju
  3. Besi dan logam yang dipanaskan
  4. Es batu yang mencair menjadi air
  5. Tanah liat dibentuk menjadi genteng atau batu bata
  6. Kerikil yang berasal dari batu setelah proses penumbukan
  7. Balon yang ditiup akan menjadi semakin besar
  8. Campuran air dan pewarna gula yang digunakan untuk membuat agar-agar
  9. Lilin yang meleleh ketika dibakar
  10. Gelas yang pecah sehingga bentuknya semakin kecil
  11. Air yang menguap karena dipanaskan menjadi uap air
  12. Es krim beku yang mencair menjadi cairan
  13. Plastisin yang diolah menjadi mainan anak-anak
  14. Minyak angin yang menguap
  15. Pakaian yang mengering setelah dijemur di terik matahari
  16. Tepung diolah menjadi bahan membuat kue
  17. Garpu dan sendok yang dibuat dari aluminium
  18. Uap air yang berubah menjadi embun
  19. Potongan besi dijadikan bahan untuk membuat pagar
  20. Beras yang digiling menjadi tepung
  21. Kapur barus yang menyublim menjadi benda gas
  22. Air yang dibekukan menjadi es batu
  23. Pengolahan bambu menjadi bentuk kerajinan tangan
  24. Biji kopi digiling jadi serbuk kopi
  25. Air raksa yang menguap
  26. Filamen pada lampu pijar yang menyala
  27. Garam dilarutkan air sehingga menjadi larutan garam
  28. Plastik bekas diolah menjadi hiasan dinding
  29. Logam besi yang didaur ulang menjadi kerajinan
  30. Balok kayu yang diambil dari pepohonan

Pengertian Perubahan Kimia

Secara umum perubahan kimia merupakan perubahan suatu zat yang terjadi karena reaksi kimia sehingga menyebabkan munculnya zat baru. Perubahan yang terjadi bukan hanya pada perubahan fisiknya, namun terjadi perubahan pada molekul penyusunnya. Ciri perubahan kimia yaitu sifat partikelnya yang berbeda dengan unsur penyusunnya, perubahan kimia sifatnya ireversibel yang berarti tidak mampu kembali ke wujud semula. Contoh perubahan kimia terjadinya karat pada besi dan nyala kembang api. Besi yang berkarat sulit dikembalikan seperti sebelum berkarat. Begitu juga kembang api, setelah menyala tidak bisa dikembalikan seperti bentuk semula. Contoh lainnya yaitu pembakaran kayu, apabila kayu dibakar akan menghasilkan arang kayu. Apabila dibandingkan antara kayu dan arang kayu, keduanya mempunyai jenis dan sifat yang berbeda. Oleh sebab itu, pembakaran kayu bukan perubahan fisika, namun termasuk perubahan kimia.

Baca Juga : Apa Yang Menjadi Objek Pengamatan IPA

Dalam perubahan kimia dihasilkan jenis materi yang berbeda dengan materi semula, sehingga terdapat dua istilah yang digunakan dalam reaksi kimia, yakni zat semula disebut reaktan atau pereaksi, dan zat yang terbentuk disebut hasil reaksi atau produk reaksi. Pada pembakaran kayu, kayu dinamakan pereaksi dan arang kayu dinamakan hasil reaksi. Macam-macam perubahan kimia dapat terjadi karena proses pembakaran, pembusukan, pengaratan, fermentasi, pemasakan dan pengenziman.

Ciri-Ciri Perubahan Kimia

Ciri-ciri perubahan kimia, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Terbentuk jenis zat baru yang dihasilkan
  • Sifat partikel zat berbeda dengan sebelumnya
  • Selain perubahan fisik, juga terjadi perubahan susunan molekulnya
  • Selama terjadi perubahan kimia, massa zat sebelum reaksi sama dengan massa zat sesudah reaksi.
  • Dapat terjadi karena proses pembakaran, pengaratan, pembusukan, pemasakan dan pengenziman
  • Bersifat ireversibel atau tidak bisa kembali ke bentuk semu.

Macam-Macam Perubahan Kimia

  1. Perubahan Kimia yang Menghasilkan Perubahan Warna

Terjadinya perbedaan warna antara sebelum dan sesudah reaksi pada zat-zat yang bereaksi. Hal ini menunjukan adanya perubahan kimia. Contohnya perubahan warna pada kertas lakmus, kertas lakmus berberwarna biru, pada saat dicelupkan ke larutan asam, warnanya akan berubah menjadi merah, sedangkan kertas lakmus merah pada saat dicelupkan ke dalam larutan basa akan berubah menjadi biru.

  1. Perubahan Kimia yang Menghasilkan Perubahan Suhu

Proses Perubahan suhu dibagi menjadi dua, diantaranya:

  • Reaksi Eksoterm, yakni reaksi kimia yang menghasilkan kalor sehingga meningkatkan suhu lingkungan. Contohnya proses pembakaran petasan, pembuatan api unggun.
  • Reaksi Endoterm, yakni reaksi kimia yang memerluka energi panas sehingga menimbulkan efek dingin pada lingkungan. Contohnya garam dapur (NaCl) yang dilarutkan dalam air.
  1. Perubahan Kimia yang Dapat Menghasilkan Endapan

Produk dari zat-zat yang bereaksi apabila terbentuk endapan maka hal tersebut termasuk perubahan kimia. Contohnya perak nitrat (AgNO3) dicampur dengan natrium klorida (NaCl) menghasilkan natrium nitrat (NaNO3) dan endapan berwarna putih perak klorida (AgCl).

  1. Perubahan Kimia yang Dapat Menghasilkan Gas

Terbentuknya gas pada proses reaksi merupakan salah satu indikator perubahan kimia. Contohnya logam seng (Zn) yang direaksikan dengan larutan asam sulfat (H2SO4) akan terbentuk seng sulfat (ZnSO4) dan sejumlah gelembung-gelembung gas hidrogen.

Contoh Perubahan Kimia

Banyak contoh-contoh perubahan kimia yang terjadi pada kehidupan sehari-hari, diantaranya:

  1. Proses fotosintesis pada tumbuhan
  2. Memasak/memanggang daging
  3. Proses pemurnian emas.
  4. Daya baterai yang menurun akibat digunakan.
  5. Elektroplating pada logam
  6. Memasak telur yang mengubah bagian protein telur dari bening menjadi putih.
  7. Kertas yang dibakar menjadi abu
  8. Nasi yang dibiarkan menjadi basi
  9. Makanan yang dimakan diproses dalam tubuh menjadi feses
  10. Proses mencerna gula dengan amilase pada air liur
  11. Susu yang menggumpal menjadi asam
  12. Mencampur baking soda dan cuka untuk menghasilkan gas CO2
  13. Proses pembuatan roti
  14. Susu yang diolah dan berubah menjadi keju
  15. Pelarutan perak nitrat dan garam dapur yang menghasilkan natrium nitrat dan endapan perak klorida
  16. Buah pisang yang membusuk
  17. Besi yang berkarat
  18. Daun kering yang diproses menjadi pupuk kompos
  19. Memanggang kue
  20. Pembakaran bahan bakar bensin pada kendaraan bermotor
  21. Proses pengubahan pati menjadi glukosa dengan bantuan enzim amilase.
  22. Proses metabolisme makanan dalam tubuh
  23. Kedelai yang diolah menjadi tempe dan tahu
  24. Garam dapur yang dilarutkan dalam air
  25. Pembentukan sel darah merah di sumsum tulang
  26. Batang kayu yang dibakar menjadi arang
  27. Proses pembusukan pada buah apel
  28. Ledakan pada petasan atau kembang api
  29. Menggunakan baterai kimia
  30. Singkong yang difermentasi menjadi tape

Gabungan Perubahan Fisika dan Kimia

Ketika perubahan kimia terjadi, biasanya akan ada perubahan fisik pada ukuran, bentuk, dan penampilan dari substansi. Contohnya kawat tembaga terang mengkilap yang berkarat, perubahan zat tepung, dan perubahan kayu terbakar menjadi abu, karbon dioksida, dan air. Itu semua mempunyai komposisi kimia yang berbeda dan penampilan fisik yang berbeda.

Manfaat Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia

Di industri obat-obatan dan pestisida, perubahan fisika berperan dalam proses pengeluaran zat-zat yang terkandung dalam suatu bahan alam, yang diperlukan untuk bahan baku obat-obatan. Proses pengeluaran zat-zat yang ada pada suatu bahan disebut ekstraksi, contohnya ekstraksi tanin dari daun teh. Proses ekstraksi tanin dari daun teh memanfaatkan prinsip perubahan fisika, senyawa tanin dari daun teh dilarutkan dalam pelarut air dengan cara pemanasan, sehingga nantinya tanin yang berwujud padat diubah menjadi bentuk yang terlarut dalam air panas. Contoh ekstraksi yang lainnya yaitu membuat secangkir kopi di pagi hari. Menyeduh kopi dengan air panas, hal ini merupakan ekstraksi kafein dari kopi supaya larut ke dalam air panas, sehingga apabila diminum terasa segar dan nikmat kopinya.

Sedangan prinsip-prinsip perubahan kimia banyak dimanfaatkan untuk bahan yang jarang ditemukan di alam, namun sangat bermanfaat bagi manusia dan lingkungan. Dalam industri plastik, zat-zat organik yang bersumber dari gas alam dan minyak bumi diubah melalui proses kimia menjadi plastik, seperti Polivynilklorida (PVC), Polipropilen (PP), dan Polietilen (PE).

Perbedaan Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia

Berikut perbedaan perubahan fisika dan perubahan kimia, dilihat dari tiga aspek, yaitu :

PerbedaanPerubahan fisikaPerubahan kimia
PerubahannyaUmumnya yang berubah adalah wujud, ukuran, warna, dan bentuk. Wujudnya bisa berupa padat, cair, dan gas. Selain itu, perubahan fisika membuat benda menjadi lebih kecil atau menjadi lebih besar.Yang berubah adalah zatnya. Zat tersebut berubah karena terdapat reaksi kimia. Reaksi itu dapat berupa oksidasi, pembakaran, pencampuran zat, dan lain sebagainya. Reaksi kimia akan membentuk zat jenis baru.
PenyebabnyaPenyebabnya yaitu oleh perubahan suhu atau karena gaya.Penyebabnya yaitu reaksi kimia. Reaksi kimia membuat zat yang bereaksi membentuk zat baru. Reaksi itu dapat berupa oksidasi, pembakaran, dan lain sebagainya.
WujudnyaWujud asli benda sebelum mengalami perubahan fisika dapat dikembalikan dengan mudah.Wujud asli benda sebelum mengalami perubahan kimia tidak dapat dikembalikan dengan mudah.

Untuk selengkapnya mengenai materi perubahan fisika dan perubahan kimia suatu zat, dapat Anda download file Pdf nya dengan klik link di bawah ini :

Jelaskan Perbedaan Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Suatu Zat

Download 1 Materi Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Suatu Zat Pdf

Download 2 Materi Perubahan Fisika dan Perubahan Kimia Suatu Zat Pdf

Demikian informasi mengenai perubahan fisika dan perubahan kimia suatu zat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. Jangan lupa share dan kunjungi terus web site kami. Nantikan informasi-informasi penting lainnya hanya di dapurpendidikan.com

Baca Juga  Hubungan Metabolisme Karbohidrat Lemak Dan Protein Pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.