Jelaskan Sistem Pernapasan Manusia Dan Fungsinya Pdf

Jelaskan Sistem Pernapasan Manusia Dan Fungsinya Pdf

Kalau saja dunia ini hampa udara, semua benda yang ada akan terapung layaknya para astronot yang pergi ke ruang angkasa. Tuhan telah menciptakan dunia dengan sempurna untuk kehidupan mahluk mahlukNya, dan diantara mahlukNya yang paling sempurna adalah manusia. Dalam keadaan normal tiap detik manusia bernapas yang di hirup dan dikeluarkan lagi melalui hidung. Jadi apa yang sebenarnya sistem pernapasan manusia itu? akan dibahas dalam artikel berikut ini.

 Pengertian Pernapasan

Pernapasan atau respirasi suatu proses menghirup oksigen (O2) dari udara lalu dikeluarkan lagi menjadi karbon dioksida (CO2) dan uap air. Oksigen adalah unsur kimia yang tidak berbau (odorless), tidak berwarna (colorless), tidak berasa (tasteless), dan tidak terbakar namun dapat membantu pembakaran (bersifat Oksidator), dan sangat diperlukan bagi kelangsungan makhluk hidup. Dan karbon dioksida (CO2) yatiu gas cair tidak berwarna, tidak berbau, tidak mudah terbakar , dan sedikit asam. CO2 lebih berat daripada udara dan larut dalam air.

Mekanisme Pertukaran Gas Oksigen (02)dan Karbondioksida (CO2)

Berdasarkan proses terjadinya pernapasan, manusia mempunyai 2 tahap mekanisme pertukaran gas oksigen dan karbon dioksida yaitu pernapasan eksternal dan pernapasan internal.

  1. Pernafasan Eksternal

Pernapasan eksternal adalah proses pertukaran oksigen (O2) dan karbondioksida (CO2) antara udara dan darah dalam paru-paru. Ketika menghirup udara dari lingkungan luar, udara mengandung oksigen akan diikat darah lewat difusi masuk ke dalam paru-paru. Pada saat yang sama, darah yang mengandung karbondioksida akan dilepaskan. Saat sel darah merah (eritrosit) masuk ke dalam kapiler paru-paru, sebagian besar CO2 yang diangkut berbentuk ion bikarbonat (HCO- 3) . Dengan bantuan enzim karbonat anhidrase, karbondioksida (CO2) air (H2O) yang tinggal sedikit dalam darah akan segera berdifusi keluar.

  1. Pernafasan Internal

Proses terjadinya pertukaran gas pada pernapasan internal berlangsung di dalam jaringan tubuh. Proses pertukaran oksigen dalam darah dan karbondioksida berlangsung dalam respirasi seluler. Setelah oksihemoglobin (HbO2) dalam paru-paru terbentuk, oksigen akan lepas, dan selanjutnya menuju cairan jaringan tubuh. Oksigen akan digunakan dalam proses metabolisme sel.

Baca Juga  Metabolisme Adalah Dan Contohnya Pdf

Alat alat pernapasan

Ada 7 alat pernapasan pada manusia :

  1. Rongga Hidung (Cavum Nasalis)

    Udara masuk melalui  rongga hidung (cavum nasalis), berlapis selaput lendir, didalamnya itu terdapat kelenjar minyak (kelenjar sebasea) dan juga kelenjar keringat (kelenjar sudorifera). Selaput lendir berguna untuk menangkap benda asing yang masuk melewati saluran pernapasan, terdapat juga rambut pendek dan juga tebal yang berguna untuk menyaring partikel kotoran yang masuk bersama udara. terdapat juga konka yang memiliki banyak kapiler darah yang berguna untuk menghangatkan udara yang masuk.

  2. Faring (Tekak)

    Faring berbentuk seperti tabung corong yang terletak pada belakang rongga hidung dan mulut. Faring berguna sebagai jalan udara dan makanan, faring berfungsi sebagai ruang getar untuk menghasilkan suara.

  3. Laring (Pangkal Tenggorokan)

    Laring terdapat di antara faring dan trakea, dinding laring tersusun dari sembilan buah tulang rawan. Salah satunya tulang rawan yang tersusun atas dua lempeng kartilago hialin yang menyatu dan membentuk segitiga yang disebut jakun. Dalam laring terdapat epiglotis dan pita suara. Epiglotis adalah  kartilago elastis yang berbentuk seperti daun dapat membuka dan menutup. Di saat menelan makanan, epiglotis menutup sehingga makanan itu tidak masuk ke dalam tenggorokan namun masuk ke kerongkongan. Pita suara ialah suatu selaput lendir yang membentuk  2 (dua) pasang lipatan dan dapat bergetar menghasilkan suara.

  4. Trakea (Batang Tenggorokan)

    Seperti pipa yang panjangnya kurang lebih 10 cm, terletak pada bagian leher dan bagian rongga dada (torak). Dinding tenggorokan tipis dan kaku, dikelilingi dengan cincin tulang rawan, serta pada bagian dalam rongga silia. Silia-silia itu berguna untuk menyaring benda-benda asing yang masuk ke saluran pernapasan.

  5. Cabang-Cabang Tenggorokan (Bronki)

     Tenggorokan (trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri.  Struktur lapisan mukosa bronkus sama dengan trakea, hanya tulang rawan bronkus bentuknya tidak teratur dan pada bagian bronkus yang lebih besar cincin tulang rawannya melingkari  lumen dengan sempurna. Bronkus bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus.

  1. Bronkiolus

    Bronkiolus adalah cabang dari bronkus dan memiliki dinding yang lebih tipis, pada ujung bronkiolus terdapat banyak sekali gelembung-gelembung kecil yang dinamakan alveolus. Jumlah cabang bronkiolus yang menuju paru-paru kanan dan kiri tidak sama. Bronkiolus yang menuju paru-paru kanan mempunyai 3 cabang, sedangkan bronkiolus yang menuju paru-paru sebelah kiri hanya bercabang 2. Ciri khas bronkiolus adalah tidak adanya tulang rawan dan kelenjar pada mukosanya, pada bagian awal dari cabang bronkiolus hanya memiliki sebaran sel globet dan epitel

      7. Paru-paru (Pulmo)

        Paru-Paru adalah organ yang berfungsi sebagai alat pernapasan. Paru-paru terletak di      dalam rongga dada bagian atas, di bagian samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bagian bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat. Paru-paru ada dua bagian yaitu paru-paru kanan (pulmo dekster) yang terdiri atas 3 lobus dan paru-paru kiri (pulmo sinister) yang terdiri atas 2 lobus. Paru-paru dibungkus oleh dua selaput yang tipis, disebut pleura. Selaput bagian dalam yang langsung menyelaputi paru-paru disebut pleura dalam (pleura visceralis) dan selaput yang menyelaputi rongga dada yang bersebelahan dengan tulang rusuk disebut pleura luar (pleura panietalis). Paru-paru tersusun oleh bronkiolus, alveolus, jaringan elastik, dan pembuluh darah.

Paru-paru terdiri dari beberapa bagian.

lihat gambar dibawah ini

Bronkiolus tidak mempunyai tulang rawan, tetapi rongga bronkus masih bersilia dan di bagian ujungnya mempunyai epitelium berbentuk kubus bersilia. Setiap bronkiolus terminalis bercabang-cabang lagi menjadi bronkiolus respirasi, kemudian menjadi duktus alveolaris.Pada dinding duktus alveolans mengandung gelembung-gelembung yang disebut alveolus.

Demikian artikel ini, pasti akan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya

Untuk selengkapnya Download dibawah ini dalam bentuk Pdf

  1. II TINJAUAN PUSTAKA Anatomi Paru
  2. Sistem Pernapasan
  3. SISTEM PERNAPASAN
  4. Fisiolgi Sistem Pernapasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.