Organ Organ Penyusun Sistem Pencernaan Pada manusia

Organ Organ Penyusun Sistem Pencernaan Pada manusia

Apa yang dimakan manusia akan banyak organ organ pencernaan yang bergerak dan terlibat untuk mengurainya, masing masing bekerja sesuai dengan tugasnya. Jadi apa saja organ organ penyusun sistem pencernaan itu ?. Akan dibahas dibawah ini

Organ Organ Penyusun Sistem Pencernaan

  1. Rongga mulut

    Rongga mulut merupakan organ yang pertama mencerna makanan,  fungsinya sebagai   peranan utama dari saluran pencernaan, area manipulasi suara untuk berbicara, sumber sekunder respirasi dan sebagai lokasi organ sensorik untuk rasa. Rongga mulut berada di belakang bibir yang memanjang ke atas tenggorokan. Di dalam rongga mulut terdapat beberapa alat pencernaan, yaitu :

  • Gigi

    Gigi berperan dalam proses pencernaan mekanik, yaitu mengubah makanan yang besar menjadi ukuran yang lebih kecil agar lebih mudah ditelan. Ada beberapa jenis gigi :

  • Gigi seri, berguna untuk memotong makanan. Jumlah gigi seri pada manusia ada 8 buah.
  • Gigi taring, berguna untuk merobek makanan. Jumlah gigi taring pada manusia ada 4 buah.
  • Gigi geraham, berguna untuk mengunyah makanan. Jumlah gigi geraham pada manusia ada 8 buah.
  • Lidah

    Lidah adalah kumpulan otot rangka pada bagian lantai mulut yang dapat membantu pencernaan makanan dengan mengunyah dan menelan. Lidah berperan sebagai indra perasa. Manusia dapat merasakan rasa manis, pahit, asin, pedas karena adanya sel-sel perasa pada lidah. Lidah juga membantu mendorong makanan menuju lambung.

  • Kelenjar ludah

Kelenjar ludah memproduksi air liur sekitar 2 sampai 4 liter per hari. Meski namanya air, air liur tidak cuma terbuat dari air namun juga mengandung lendir, protein, mineral, dan enzim yang disebut dengan amilase.
Kelenjar ludah pada mulut berguna untuk menghasilkan enzim ptialin yang membantu pencernaan makanan secara kimiawi.

2. Kerongkongan

Kerongkongan berfungsi untuk mengangkut makanan dan cairan dari faring ke lambung, mencegah difusi pasif dari zat makanan ke dalam darah dan mencegah refluks isi lambung ke kerongkongan. Makanan diangkut dari faring ke lambung oleh kontraksi peristaltik yang terkoordinasi dimulai di kerongkongan bagian atas, yang temporal mengikuti gelombang turun inhibisi. Kerongkongan melakukan gerak peristaltik, yaitu gerakan mendorong dan meremas makanan menuju lambung.

3.Lambung

Lambung melakukan pencernaan secara mekanik dan kimiawi. Pencernaan kimiawi di dalam lambung yaitu peremasan makanan yang dilakukan oleh otot-otot dinding lambung. Sedangkan pencernaan kimiawi dibantu oleh enzim yang dihasilkan oleh lambung.
Lambung menghasilkan enzim :

  • Renin

berfungsi mengendapkan protein susu yang terdapat pada air susu

  • HCL

 berfungsi membunuh kuman

  • Pepsin

 berfungsi mengubah protein menjadi peptida

4 Pankreas

Pankreas tidak mencerna makanan, tetapi menghasilkan enzim-enzim yang berperan membantu proses pencernaan.
Pankreas menghasilkan enzim :

  • Lipase

 berfungsi mengubah lemak menjadi gliserol dan asam lemak

  • Tripsin

membantu proses penguraian protein

  • Amilase

membantu proses penguraian amilum

5 Hati

Selain membuang racun, salah satu fungsi hati adalah untuk menghasilkan energi dengan memecah lemak. Dalam proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat, fungsi hati adalah untuk membantu menstabilkan kadar gula darah (glukosa). Sama halnya dengan pankreas, hati berperan menghasilkan empedu. Hati juga berguna untuk menimbun sari-sari makanan.

6 Usus

Usus pada manusia dibagi menjadi :

  • Usus duabelas jari

menghubungkan lambung dengan usus halus. Usus duabelas jari memiliki saluran dengan hati dan pankreas yang berfungsi untuk menyalurkan enzim pencernaan dari pankreas.

  • Usus halus

usus halus merupakan usus terpanjang di dalam sistem pencernaan manusia. Panjang usus halus orang dewasa 6-8m. di dalam usus halus terjadi proses penyerapan sari-sari makanan.

  • Usus besar

 di dalam usus besar terjadi penyerapan air dan pembusukan sisa sari sari makanan oleh bentuan bakteri Escherichia coli.

7 Anus

 Anus berfungsi :

  • Untuk melakukan proses defekasi.

Defekasi adalah proses membuang kotoran sisa pencernaan dalam bentuk feses. Defekasi disebabkan oleh reaksi otot pada dinding rektum yang dipengaruhi oleh sistem saraf. Otot yang bereaksi tersebut adalah otot sfingter.

  • Mengatur keluarnya feses.

Pada saat proses buang air besar, kita juga dapat mengatur pengeluaran feses sesuai keinginan.

  • Menahan BAB di saat tertentu.

Rasa ingin BAB juga dapat ditahan ketika belum sempat pergi ke toilet. Hal ini dikarenakan ada kontraksi otot sfingter dan levator setelah menerima impuls dari otak. Otak mengeluarkan impuls tersebut ketika kita ingin menahannya.

Demikian artikel ini, pasti akan bermanfaat. Sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Download Pdf

  1. SISTEM ORGAN PADA MANUSIA Pdf

  2. SISTEM PENCERNAAN Pdf

  3. SISTEM PENCERNAAN MAKANAN PADA MANUSIA Pdf

  4. Anatomi Sistem Pencernaan Manusia Pdf

Baca Juga  Is DNA Replication Always A Foolproof Process

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.