Pengertian Ekosistem Dan Tipe Ekosistem Dalam Biologi

Pengertian Ekosistem Dan Tipe Ekosistem Dalam Biologi

Pengertian Ekosistem

Ekosistem merupakan suatu sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara tamu dengan lingkungan. Dalam pengertian ekosistem ini bisa juga dianggap sebagai tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh, di antara seluruh elemen lingkungan yang masing-masing memiliki pengaruhnya satu sama lain. Kata ekosistem tentu saja ini bukanlah akta yang asing bagi setiap orang, terutama mereka yang sudah menempuh pendidikan cukup tinggi. Hal  ini karena hampir di setiap jenjang pendidikan tentu saja membahas mengenai apa itu ekosistem.

Sedangkan dalam materi tentang ekosistem sendiri ada banyak hal yang bisa di temukan, di antaranya seperti tentang komponen ekosistem, tentang apa saja jenis-jenis ekosistem, hingga bagaimana cara mengelolanya. Sejauh ini tidak dapat di pungkiri jika penjagaan ekosistem kadang kurang tepat sehingga bisa menimbulkan banyak efek negatif. Oleh karena itu mengenal lebih jauh tentangnya menjadi semakin penting. Ekosistem bisa di maksudkan sebagai singkatan dari sistem ekologi. Akan tetapi lebih jelas lagi yang di maksud di sini sebagai ekosistem adalah sistem ekologi yang awalnya terbentuk karena adanya hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan yang di tempati nya di mana hubungan tersebut tidak dapat di pisahkan lagi. Istilah ini bisa juga di artikan dengan suatu tatanan kesatuan yang sifatnya menyeluruh antara unsur lingkungan dengan hidup yang satu dengan lainnya saling mempengaruhi.

Dengan begini, maka aliran energi bisa menuju pada struktur biotik tertentu sehingga menjadikan timbulnya siklus materi antara dua hal yakni organisme dan anorganisme. Lebih dalam lagi tentang ekosistem, di sini bisa di lihat bahwasanya organisme dan komunitas di dalamnya akan berkembang secara bersamaan dengan lingkungan fisik yang ada. Jadi, di tahap awal organisme akan melakukan interaksi dengan lingkungan fisik yang kemudian bisa mempengaruhi beberapa lingkungan fisik yang di gunakan untuk keperluan hidup.

Baca Juga  Pengertian, Fungsi Dan Struktur Membran Plasma

Dalam hal ini ketersediaan sumber daya dan kondisi faktor kimiawi akan mempengaruhi kehadiran spesies dalam ekosistem itu sendiri. Di samping itu, faktor fisis yang haris berada pada kisaran yang  mana tingkatnya masih bisa ditoleransi oleh spesies itu sendiri akan berpengaruh juga. Dalam ilmu pengetahuan, inilah yang di sebut dengan adanya hukum toleransi.

Di dalam sebuah ekosistem ada organisme yang berkembang di masyarakat bersama dengan lingkungan fisik di suatu sistem. Organisme tersebut akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, namun sebaliknya organisme juga dapat mempengaruhi lingkungan fisik tersebut untuk hidup. Organisme yang ada di mikroorganisme tertentu akan menghasilkan suatu sistem kontrol.

Pengertian Ekosistem dalam Biologi

 Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan komponen abiotiknya dalam satu kesatuan tempat hidup. Ekosistem tersusun atas satuan makhluk hidup. Dalam ekosistem terdapat komponen biotik dan komponen abiotik. Ekosistem juga dapat dibedakan menjadi beberapa macam. Ekosistem tersusun atas satuan makhluk hidup, yaitu individu, populasi, dan komunitas. Ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan timbalik balik antara makhluk hidup dengan lingkungan abiotiknya disebut ekologi.

Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem ada dua macam, yaitu ekosistem alami dan

 ekosistem buatan. Pengertian Ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa adanya campur tangan manusia. Ekosistem alami dapat dibedakan lagi menjadi dua, yaitu ekosistem darat dan ekosistem perairan. Contoh ekosistem darat antara lain ekosistem hutan. Contoh ekosistem perairan antara lain ekosistem danau, rawa, dan laut. Pengertian Ekosistem buatan adalah ekosistem yang sengaja dibuat manusia. Contohnya adalah ekosistem waduk, kolam, akuarium, kebun, dan sawah. Ekosistem alami dan ekosistem buatan dibentuk oleh dua komponen, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik ekosistem terdiri dari semua makhluk hidup yang berada dalam suatu ekosistem, misalnya manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme. Setiap komponen memiliki peranan tertentu yang membuat kehidupan dalam ekosistem seimbang. Ekosistem darat yang mancakup daerah yang luas disebut bioma. Semua ekosistem yang ada di bumi beserta atmosfer (udara) yang melingkupinya saling berinteraksi membentuk biosfer atau ekosistem dunia.

Baca Juga  Organ Organ Penyusun Sistem Pencernaan Pada manusia

Tipe  Ekosistem

Mengenal berbagai tipe ekosistem, pada umumnya digunakan ciri komunitas yang paling menonjol. Untuk ekosistem daratan biasanya digunakan komunitas tumbuhan atau vegetasinya, karena wujud vegetasi merupakan pencerminan penampakan luar interaksi antara tumbuhan, hewan, dan lingkungannya.

Pada dasarnya di Indonesia terdapat empat kelompok ekosistem utama, yaitu :

  1. ekosistem bahari
  2. ekosistem darat alami
  3. ekosistem suksesi
  4. ekosistem buatan.

  1. Ekosistem Bahari

Ekosistem bahari dapat dikelompokkan lagi ke dalam ekosistem yang lebih kecil lagi, yaitu:

  • ekosistem laut dalam
  • pantai pasir dangkal
  • terumbu karang
  • pantai batu
  • pantai lumpur.

Dalam setiap ekosistem pada ekosistem bahari ada perbedaan dalam komponen penyusunnya, baik biotik maupun abiotik.

  1. Ekosistem Darat Alami

 Pada ekosistem darat alami di Indonesia terdapat tiga bentuk vegetasi utama, yaitu:

  • vegetasi pamah (lowland vegetation)
  • vegetasi pegunungan
  • vegetasi monsun.
  1. Ekosistem Suksesi

  Ekosistem suksesi adalah ekosistem yang berkembang setelah terjadi perusakan terhadap ekosistem alami yang terjadi karena peristiwa alami maupun karena kegiatan manusia atau bila ekosistem buatan tidak dirawat lagi dan dibiarkan berkembang sendiri menurut kondisi alam setempat. Ekosistem ini dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu :

  • Ekosistem Suksesi Primer

Ekosistem suksesi primer berkembang pada substrat baru seperti permukaan tanah terbuka yang ditinggalkan, tanah longsor atau pemapasan tanah untuk penambangan dan pembuatan jalan, timbunan abu atau lahar yang dimuntahkan letusan gunung berapi, timbunan tanah bekas galian, endapan pasir pantai dan endapan lumpur di tepi danau dan tepi sungai atau muara

  • Ekosistem Suksesi Sekunder

 Ekosistem suksesi sekunder berkembang setelah ekosistem alami rusak total   tetapi tidak terbentuk substrat baru yang diakibatkan khususnya oleh kegiatan  manusia, seperti penebangan hutan habis-habisan dan pembakaran. Ekosistem ini juga dapat berkembang dari ekosistem buatan yang ditinggalkan yang kemudian berkembang secara alami seperti yang terjadi pada perladangan berpindah atau sistem rotasi yang meninggalkan lahan garapan untuk diberakan setelah dua atau tiga kali panen.

  1. Ekosistem Buatan

 Di samping ekosistem alam ada ekosistem buatan manusia, seperti danau, hutan tanaman, dan agroekosistem (sawah tadah hujan, sawah irigasi, sawah surjan, sawah rawa, sawah pasang surut, kebun pekarangan, kolam, dan lain-lain). Sebagai gambaran dari ekosistem buatan akan diuraikan mengenai ekosistem kolam dan ekosistem padang rumput.

Baca Juga  Bagaimana Proses Pencernaan Makanan Pada Manusia

Demikian artikel ini, pasti akan bermanfaat untuk pembaca. sampai jumpa di artikel selanjutnya.

Download Pdf

  1. Pengertian, Ruang Lingkup Ekologi dan Ekosistem Pdf

  2. PENGERTIAN EKOSISTEM PDF

  3. PENGERTIAN EKOLOGI PDF

  4. EKOSISTEM PDF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.