Sindrom Metabolik Adalah

Sindrom Metabolik Adalah

Sindrom metabolik adalah berbagai komponen faktor resiko. yang terdiri dari : hipertensi, gangguan toleransi glukosa. yang menyebabkan gula darah puasa tinggi,. dislibidemia yang berarti adanya deposisi lemak abnormal berupa jumlah trigliserida dan HDL dengan jumlah yang tidak sewajarnya dan obesitas central yang berarti penimbunan lemak di daerah abdomen atau perut. mereka yang mempunyai hal-hal tersebut, mempunyai konsekuensi klinik yang serius, berupa penyakit kardiovaskuler, diabetes melitus tipe 2 dan lain-lainnya. Terdapat 21.66% kasus, yang terjadi di Indonesia sebagai negara terendah kedua dengan kasus tersebut di Asia Pasifik. yang walaupun terlihat rendah. tidak memungkiri adanya kebutuhan dalam penangananya. Lalu, bagaimana sindrom metabolik bisa terjadi?.

Pada dasarnya, semua dimulai bukan saat negara api menyerang. tetapi saat obesitas sentral dan resistensi insulin. yang merupakan dasar dari sindrom metabolik. saling berkaitan satu sama lain. menumpuknya lemak menyebabkan asam lemak bebas meningkat dan mencegah pengeluaran insulin oleh pankreas. pada keadaan gula darah tinggi. Asam lemak bebas, juga mencegah insulin menghentikan hati kita menghasilkan. glukosa, dan mencegah pasokan glukosa ke otak. Dari sini, terjadilah resistensi insulin. Sel lemak yang juga menghasilkan beberapa protein yang bertugas. memberi sinyal yang dinamakan sitokin dengan nama,. TNF- Alpha, Interleukin 6 dan Resistin. yang dapat mencetuskan terjadinya resistensi insulin. karena ada efek pro- inflamasi. contohnya,. TNF- Alpha akan menyebabkan penurunan glucose transporter. type 4 yang berfungsi sebagai transporter. glukosa sehingga glukosa tidak bisa dibawa dari darah menuju. sel, TNF- Alpha pun akan meningkatkan. hormon lipase yang akan menyebabkan asam lemak bebas meningkat.

Perlu diingat juga, bahwa dengan adanya resistensi insulin. glukosa tidak bisa digunakan sebagai sumber tenaga dan. tubuh akan beralih ke lemak. Dan menghasilkan lebih banyak lagi. asam lemak bebas pada proses pemecahan lemak. apakah kalian bisa lihat bagaimana semua ini saling terhubung?. lalu, bagaimana kita bisa menanganinya?. salah satu cara yang paling jelas harus dilakukan adalah. perubahan gaya hidup seperti pada pola makan dan aktivitas. demi menyingkirkan lemak yang tertimbun. mengkonsumsi makanan yang bernutrisi secukupnya. dan, berolahraga paling tidak 30 menit per hari. selama lima sampai tujuh hari seminggu dengan intensitas. sedang, merupakan langkah pertama yang penting dalam. menangani sindrom metabolik. obat pengencer darah,. dan obat pemicu sensitivitas terhadap insulin. dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi dan gula darah berlebih. sedangkan, obat untuk berlebihnya trigliserida serta rendahnya. HDL, dapat digunakan untuk. mengatasi Dyslipidemia. Bagaimana menurut kalian? Apakah informasi ini berguna?. Bagikan Video ini ke teman-teman kalian agar mereka dapat lebih waspada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.